A.PENDAHULUAN
Pada tanggal 8 Juni 2008, perusahaan mobil Toyota di Jepang mengumumkan akan menyumbang 78 buah mobil hibrida untuk Konferensi Tingkat Tinggi G8 yang diadakan pada tanggal 7 sampai 9 Juli 2008 di Hokkaido. Tentu saja ini merupakan salah satu strategi pemasaran Toyota. Konferensi Tingkat Tinggi G8 adalah suatu event besar di mana para pimpinan negara-negara maju berkumpul setiap tahunnya. Ini merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan produk Toyota ke seluruh dunia.
Dunia
sudah lama memimpikan mobil yang ramah lingkungan. Yaitu, mobil yang bebas
emisi karbon sehingga tidak memperparah pemanasan global. Mimpi ini belakangan
berubah menjadi suatu kebutuhan mendesak karena harga bahan bakar yang meroket.
Selama teknologi bebas emisi karbon, seperti mobil berbahan bakar hydrogen,
atau alcohol masih butuh waktu untuk dikembangkan, mobil hibrida inilah yang
paling mungkin dipasarkan secara luas karena tidak membutuhkan infrastruktur
baru.
Khusus mesin hybrid, mesin listriknya bisa mengisi ulang ke aku dengan memanfaatkan kinetic energy saat mengerem(regenerative breaking). Bahkan sebagian energi mesin dari mesin bensin/solar/bio fuel saat berjalan listriknya bisa disalurkan untuk mengisi batterai/aki. Dengan system operasi seperti ini maka akan terjadi terjadi penghematan BBM. Di kots Tokyo Jepang, truk dan bus sudah banyak yang memakai tenaga mesin system hybrid kerena dinilai amat efisien/hemat BBM dan mengurangi polusi.
Sistem Hybrid yang
menggabungkan motor listrik dan pembakaran di mesin menghasilkan tenaga yang
berasal dari dua sumber daya. Ini berarti bahwa, mesin pembakar internal
membutuhkan konsumsi bahan bakar lebih sedikit untuk mencapai jarak yang sama.
Berarti, kendaraan Hybrid memiliki efisiensi yang lebih baik jika dibandingkan
dengan mobil konvensional.
Pada kebanyakan mobil hybrid, mesin berjalan menggunakan bahan bakar; motornya berjalan dengan listrik. Karena ini mobil hybrid memiliki beberapa bagian khusus, generator listrik yang memberi tenaga pada motor, baterai yang menyimpan listrik diproduksi oleh generator, dan power control unit yang memastikan listrik yang diproduksi dapat digunakan secara efisien.
Walau menggunakan dua jenis sumber tenaga, cara mengemudinya tetap sama dengan mobil konvensional. Tergantung pada kondisi pada saat mengemudi, mobil hybrid hanya menggunakan motor listrik untuk menghemat bahan bakar atau mengkombinasi kedua mesin bahan bakar dan motor listrik.
Khusus mesin hybrid, mesin listriknya bisa mengisi ulang ke aki dengan memanfaatkan kinetic energy saat mengerem (regenerative brakeing). Bahkan sebagian energi mesin dari mesin bensin/solar/bio fuel saat berjalan listriknya bisa disalurkan untuk mengisi batterai/aki. Dengan sistem operasi seperti ini maka akan terjadi penghematan BBM.
Di Kota Tokyo Jepang, truk dan bus sudah banyak yang memakai tenaga mesin sistem hybrid karena dinilai amat efisien/hemat BBM dan mengurangi polusi. Jenis mesin hybrid secara umum ada yang memakai sistem paralel dan sistem seri, namun yang paling umum adalah parallel.
Mesin listrik pada kendaran hybrid sebenarnya hanyalah sebagai penunjang atau bisa disebut booster, pada mesin utama yang memakai bensin ataupun solar. Mesin listrik yang kecil pada kendaraan jenis hybrid tak akan kuat menjalankan mobil secara normal. Perkembangan teknologi mesin hybrid memang kini semakin pesat. Begitu pula dalam pengisian ulang listriknya yang semakin canggih, cepat, dan tenaga mesin listriknya semakin besar.
Mobil
Hybrid menggabungkan kedua sumber tenaga, yang dapat dilakukan dengan dua buah
cara yang berbeda yaitu: (1) Hybrid paralel dan (2) Hybrid seri. Hybrid paralel
memiliki tangki BBM yang menyuplai bensin ke mesin. Hybrid tipe ini juga
memiliki baterai yang menyuplai tenaga listrik ke mesin elektrik. Baik mesin
bensin maupun mesin elektrik dapat menggerakkan transmisi pada saat bersamaan,
dan selanjutnya transmisi akan menggerakkan roda. Pada tipe ini tangki bensin
dan mesin gas terhubung ke transmisi secara independen yang mengakibatkan baik
mesin elektrik dan mesin gas dapat menghasilkan tenaga pendorong.
Berbeda dengan hybrid paralel, pada hybrid seri mesin bensin bekerja sebagai generator yang berfungsi sebagai pembangkit baterai atau tenaga motor elektrik yang menggerakkan transmisi. Mesin bensin tidak pernah langsung menjadi tenaga penggerak kendaraan. Sistem kerja pada hybrid series dimulai dari tangki bensin menyuplai bensin ke mesin gas yang selanjutnya menyuplai tenaga ke generator, lalu tenaga yang dihasilkan generator didistribusikan ke baterai dan mesin elektrik. Energi pada baterai sendiri selain dari generator, juga dihasilkan saat terjadi pengereman. Tenaga dari mesin elektrik kemudian menggerakkan transmisi dan selanjutnya menggerakkan roda.
2. Kekurangan mobil hybrid:
Pemerintah berencana memberikan insentif bagi mobil hybrid berupapembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pada 2013 mendatang. Pemberian insentif ini merupakan salah satu langkah pemerintah dalam kebijakan fiskal tahun depan. Ide ini di usulkan guna mendorong program pemerintah untuk mengembangkan industri kendaraan bermotor dengan harga yang terjangkau masyarakat serta penyediaan kendaraan bermotor yang ramah lingkungan (hybrid dan low cost green car), pemerintah akan memberikan insentif fiskal melalui pembebasan atau pengurangan PPnBM.
Pada tanggal 8 Juni 2008, perusahaan mobil Toyota di Jepang mengumumkan akan menyumbang 78 buah mobil hibrida untuk Konferensi Tingkat Tinggi G8 yang diadakan pada tanggal 7 sampai 9 Juli 2008 di Hokkaido. Tentu saja ini merupakan salah satu strategi pemasaran Toyota. Konferensi Tingkat Tinggi G8 adalah suatu event besar di mana para pimpinan negara-negara maju berkumpul setiap tahunnya. Ini merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan produk Toyota ke seluruh dunia.
Mobil hibrida, atau hybrid car, adalah mobil
dengan teknologi terbaru yang belakangan ramai dibicarakan di dunia otomotif.
Disebut hibrida, karena mobil jenis ini menggunakan dua sumber energi, yaitu
bensin dan listrik. Agar bisa dipakai, sebuah mobil harus memenuhi beberapa
syarat. Pertama, harus bisa menempuh jarak paling sedikit 300 mil, atau 482 Km
sebelum energinya diisi kembali, sehingga tidak merepotkan pengemudi. Kedua,
pengisian bahan bakar harus bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Ketiga,
harus sama cepat dengan kendaraan lain di jalan sehingga tidak menghambat lalu
lintas.
Mobil berbahan bakar bensin yang kita pakai
sekarang bisa memenuhi semua syarat ini, tetapi menghasilkan polusi yang
berlebihan. Sementara mobil bertenaga listrik, hampir tidak mengakibatkan
polusi sama sekali, namun hanya bisa menempuh jarak maksimum 50 Km setiap kali
isi ulang. Ditambah lagi, proses isi ulangnya sangat pelan dan tidak mudah.
Mobil hibrida menggabungkan keunggulan dari keduanya.
Dengan
teknologi hibrida, mesin mobil yang bekerja dengan bensin bisa diperkecil
karena ia tidak bekerja sendiri. Energi yang diperlukan untuk menjalankan mobil
bisa juga didapat dari motor listrik yang terdapat di dalamnya. Mobil hibrida
juga didesain sedemikian rupa sehingga bisa bekerja dengan energi seminimal
mungkin. Mesin mobil yang lebih kecil otomatis membuat berat mobil keseluruhan
pun menjadi lebih ringan. Ini membuat mobil membutuhkan energi yang lebih
sedikit ketika mendaki tanjakan. Body mobil juga didesain dengan model
aerodinamis sehingga gesekan dengan udara dapat dikurangi. Dengan demikian,
penggunaan bahan bakar pun bisa dikurangi.
Dengan berbagai teknologi yang demikian
canggih, tidak heran kalau harga mobil hibrida agak mahal. Kalau dipikir-pikir
aneh juga, untuk menghemat ongkos bensin, kita malah harus mengeluarkan uang
lebih banyak untuk membeli mobil hibrida. Untuk menghemat pun ternyata harus
bermodal !
Sementara kocek kita belum mampu membeli
teknologi modern ini, ada cara-cara mengemudi untuk menghemat bahan bakar,
bahkan dengan mobil biasa sekali pun. Misalnya, dengan melaju lebih lambat.
Gesekan mobil dengan udara meningkat tajam begitu kita mempercepat laju mobil.
Ini membuat mobil jadi boros bensin.
Khusus mesin hybrid, mesin listriknya bisa mengisi ulang ke aku dengan memanfaatkan kinetic energy saat mengerem(regenerative breaking). Bahkan sebagian energi mesin dari mesin bensin/solar/bio fuel saat berjalan listriknya bisa disalurkan untuk mengisi batterai/aki. Dengan system operasi seperti ini maka akan terjadi terjadi penghematan BBM. Di kots Tokyo Jepang, truk dan bus sudah banyak yang memakai tenaga mesin system hybrid kerena dinilai amat efisien/hemat BBM dan mengurangi polusi.
Melaju dengan kecepatan tetap juga lebih
hemat bensin. Kenapa? Karena setiap kali kita mempercepat laju mobil, kita
menggunakan energi, kemudian ketika kita memperlambatnya kembali, kita
menggunakan energi lagi. Dengan berulang-ulang mempercepat dan memperlambat
mobil, kita menggunakan energi dua kali lipat dibanding kalau kita melaju
dengan kecepatan tetap.
Satu
lagi yang penting ialah, tidak berhenti mendadak. Ketika kita berhenti
mendadak, rem bekerja keras menyerap kecepatan mobil dalam seketika dan
mengubahnya menjadi panas yang kemudian dibuang. Penyia-nyiaan energi yang
tidak perlu.Hibrida atau bukan, mengurangi polusi udara dan menghemat energi
bisa kita lakukan sekarang juga. Semuanya tergantung pada kemauan dan sikap
kita sehari-hari.
Efisiensi Bahan bakar yang lebih besar
Emisi yang lebih rendah:
Karena konsumsi bahan bakar yang efisien, mobil hybrid mengeluarkan lebih
sedikit emisi gas buang dibandingkan dengan mobil konvensional, dan ini yang
membuat mobil Hybrid lebih ramah lingkungan.
Pengurangan energi yang
terbuang dan regenerasi energi: Energi yang biasanya terbuang menjadi panas
pada saat dikendarai, pengurangan laju dan pengereman diubah sebagai tenaga
listrik, yang kemudian digunakan kembali untuk memberikan tenaga ke motor
elektrik. Hal ini membuat mobil Hybrid menjadi lebih efisien. Sistem ini juga
didesain seefektif mungkin dimana aki diisi dari berbagai tingkat pergerakan
kendaraan. Karena mobil hybrid bersifat menghasilkan ulang (tenaga), maka ia
tidak membutuhkan pengisian ulang dari sumber eksternal.
Pada kebanyakan mobil hybrid, mesin berjalan menggunakan bahan bakar; motornya berjalan dengan listrik. Karena ini mobil hybrid memiliki beberapa bagian khusus, generator listrik yang memberi tenaga pada motor, baterai yang menyimpan listrik diproduksi oleh generator, dan power control unit yang memastikan listrik yang diproduksi dapat digunakan secara efisien.
Walau menggunakan dua jenis sumber tenaga, cara mengemudinya tetap sama dengan mobil konvensional. Tergantung pada kondisi pada saat mengemudi, mobil hybrid hanya menggunakan motor listrik untuk menghemat bahan bakar atau mengkombinasi kedua mesin bahan bakar dan motor listrik.
Khusus mesin hybrid, mesin listriknya bisa mengisi ulang ke aki dengan memanfaatkan kinetic energy saat mengerem (regenerative brakeing). Bahkan sebagian energi mesin dari mesin bensin/solar/bio fuel saat berjalan listriknya bisa disalurkan untuk mengisi batterai/aki. Dengan sistem operasi seperti ini maka akan terjadi penghematan BBM.
Di Kota Tokyo Jepang, truk dan bus sudah banyak yang memakai tenaga mesin sistem hybrid karena dinilai amat efisien/hemat BBM dan mengurangi polusi. Jenis mesin hybrid secara umum ada yang memakai sistem paralel dan sistem seri, namun yang paling umum adalah parallel.
Mesin listrik pada kendaran hybrid sebenarnya hanyalah sebagai penunjang atau bisa disebut booster, pada mesin utama yang memakai bensin ataupun solar. Mesin listrik yang kecil pada kendaraan jenis hybrid tak akan kuat menjalankan mobil secara normal. Perkembangan teknologi mesin hybrid memang kini semakin pesat. Begitu pula dalam pengisian ulang listriknya yang semakin canggih, cepat, dan tenaga mesin listriknya semakin besar.
B. KOMPONEN MOBIL HYBRID
Dari hasil pengujian THS, diperoleh efisiensi bahan bakar dua kali lipat bila dibandingkan dengan kendaraan bensin konvensional, sedangkan emisi gas buang yang dihasilkannya juga lebih ramah lingkungan.
Beberapa komponen dasar mesin hybrid adalah
| INVERTER
Berfungsi mengubah arus listrik searah dari baterai menjadi arus bolak-balik untuk menggerakkan motor listrik dan arus bolak-balik dari power unit diubah menjadi arus searah untuk mengisi baterai.
| |
| POWER UNIT
Perpaduan motor listrik, generator dan mesin VVT-i (Variable Valve Timing-intelligent) menghasilkan tenaga yang responsif, efisien bahan bakar dan ramah lingkungan.
| |
| BATERAI
Terbuat dari bahan nikel-metal hydride (Ni-MH) yang lebih ringan dibandingkan baterai mobil tenaga listrik pada umumnya, namun mampu menghasilkan tenaga tiga kali lebih besar.
| |
C. PRINSIP KERJA MOBIL HYBRID
Cara kerja mesin listrik
dengan prinsip regenerative (isi ulang/recharging saat kendaraan sedang beroperasi) pada
mesin hybrid, berbeda dengan mobil tenaga listrik penuh. Mobil tersebut tidak
bisa mengisi ulang listriknya. Bila listriknya habis, Batterai/aki harus di-charge secara khusus dengan waktu 8 hingga 12 jam
(untuk teknologi onboard charger). Khusus mesin
hybrid, mesin listriknya bisa mengisi ulang ke aki dengan memanfaatkan energi
kinetik saat mengerem (regenerative braking). Bahkan
sebagian energi mesin dari mesin bensin/solar/biofuel saat berjalan listriknya
bisa disalurkan untuk mengisi batterai/aki. Dengan sistem operasi seperti ini
maka akan terjadi penghematan BBM.
Berbeda dengan hybrid paralel, pada hybrid seri mesin bensin bekerja sebagai generator yang berfungsi sebagai pembangkit baterai atau tenaga motor elektrik yang menggerakkan transmisi. Mesin bensin tidak pernah langsung menjadi tenaga penggerak kendaraan. Sistem kerja pada hybrid series dimulai dari tangki bensin menyuplai bensin ke mesin gas yang selanjutnya menyuplai tenaga ke generator, lalu tenaga yang dihasilkan generator didistribusikan ke baterai dan mesin elektrik. Energi pada baterai sendiri selain dari generator, juga dihasilkan saat terjadi pengereman. Tenaga dari mesin elektrik kemudian menggerakkan transmisi dan selanjutnya menggerakkan roda.
C. CARA KERJA MOBIL HYBRID
Mulai Bergerak dari Berhenti
Motor listrik menggerakkan mobil sementara mesin bahan bakar tidak bekerja. Baterai memberikan energi listrik kepada motor listrik, motor listrik menggerakkan roda mobil.
Motor listrik menggerakkan mobil sementara mesin bahan bakar tidak bekerja. Baterai memberikan energi listrik kepada motor listrik, motor listrik menggerakkan roda mobil.
Kondisi Kecepatan Rendah Konstan
Motor listrik sebagai penggerak utama sementara mesin bahan bakar hanya sekali-sekali saja membantu. Baterai memberikan energi listrik kepada motor listrik, motor listrik menggerakkan roda mobil dan mesin bahan bakar terkadang membantu menggerakkan roda mobil.
Motor listrik sebagai penggerak utama sementara mesin bahan bakar hanya sekali-sekali saja membantu. Baterai memberikan energi listrik kepada motor listrik, motor listrik menggerakkan roda mobil dan mesin bahan bakar terkadang membantu menggerakkan roda mobil.
Kondisi Akselerasi
Motor listrik dan mesin bahan bakar secara bersamaan bekerja untuk menghasilkan tenaga gabungan yang besar. Baterai memberikan energi listrik kepada motor listrik untuk menggerakkan roda mobil begitu juga secara bersamaan mesin bahan bakar juga menggerakkan roda mobil.
Motor listrik dan mesin bahan bakar secara bersamaan bekerja untuk menghasilkan tenaga gabungan yang besar. Baterai memberikan energi listrik kepada motor listrik untuk menggerakkan roda mobil begitu juga secara bersamaan mesin bahan bakar juga menggerakkan roda mobil.
Kondisi Kecepatan Tinggi Konstan
Mesin bahan bakar bekerja penuh karena sebagai penggerak utama sementara motor listrik hanya sekali-sekali saja membantu. Mesin bahan bakar menggerakkan roda, baterai terkadang memberikan energi listrik kepada motor listrik yang terkadang membantu mesin bahan bakar menggerakkan roda mobil.
Mesin bahan bakar bekerja penuh karena sebagai penggerak utama sementara motor listrik hanya sekali-sekali saja membantu. Mesin bahan bakar menggerakkan roda, baterai terkadang memberikan energi listrik kepada motor listrik yang terkadang membantu mesin bahan bakar menggerakkan roda mobil.
Kondisi Deselerasi
Motor listrik dalam kondisi mengisi ulang baterai sehingga sebagai generator kedua fungsinya sementara mesin bahan bakar berhenti bekerja. Roda mobil memutar motor listrik yang berubah fungsi sebagai generator kedua untuk menghasilkan energi listrik untuk mengisi ulang baterai.
Motor listrik dalam kondisi mengisi ulang baterai sehingga sebagai generator kedua fungsinya sementara mesin bahan bakar berhenti bekerja. Roda mobil memutar motor listrik yang berubah fungsi sebagai generator kedua untuk menghasilkan energi listrik untuk mengisi ulang baterai.
Kondisi Berhenti
Mesin bahan bakar, generator, dan motor listrik tidak bekerja. Pada saat energi listrik di baterai mulai menipis dan kendaraan sedang berhenti, mesin bahan bakar akan menyala sejenak untuk sedikit mengisi baterai. Mesin bahan bakar memutar generator sehingga generator dapat menghasilkan energi listrik untuk mengisi ulang baterai. Bila kondisi EV (Electric Vehicle) Mode yang terdapat pada mobil hybrid maka mobil hanya digerakkan oleh motor listrik saja (maksimum sejauh 1km jika baterai dalam kondisi penuh) dan kecepatan maksimum 45 km/jam.
Mesin bahan bakar, generator, dan motor listrik tidak bekerja. Pada saat energi listrik di baterai mulai menipis dan kendaraan sedang berhenti, mesin bahan bakar akan menyala sejenak untuk sedikit mengisi baterai. Mesin bahan bakar memutar generator sehingga generator dapat menghasilkan energi listrik untuk mengisi ulang baterai. Bila kondisi EV (Electric Vehicle) Mode yang terdapat pada mobil hybrid maka mobil hanya digerakkan oleh motor listrik saja (maksimum sejauh 1km jika baterai dalam kondisi penuh) dan kecepatan maksimum 45 km/jam.
Manfaat mobil hybrid yaitu efisiensi bahan
bakar yang luar biasa, menghasilkan emisi yang rendah terhadap lingkungan, kesenyapan
terhadap suara mesin pada saat bekerja, dan kepuasan dalam mengemudi. Toyota
All New Camry 2.5 HV merupakan jenis mobil hybrid yang baru dihadirkan oleh
Toyota di Indonesia
D. KELEBIHAN dan KEKURANGAN MOBIL HYBRID
1.
Kelebihan mobil hybrid:
·
Konsumsi
BBM yang relatif lebih rendah dari mobil bensin non-hybrid
·
Emisi
yang rendah
2. Kekurangan mobil hybrid:
·
Bobotnya
yang berat karena bobot baterai/motor listrik, akibatnya akselerasi lambat
·
Biaya
produksi yang relatif lebih tinggi
·
Sistem
elektrikal yang sangat rumit
·
Biaya
yang mahal jika terjadi kerusakan pada baterai/motor listrik/sistem elektrikal
·
Menurut
National Highway Traffic Safety Administration Amerika Serikat tahun 2009,
mobil hybrid
E. Mobil Hybrid Bebas Pajak 2013 ?
Pemerintah berencana memberikan insentif bagi mobil hybrid berupapembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pada 2013 mendatang. Pemberian insentif ini merupakan salah satu langkah pemerintah dalam kebijakan fiskal tahun depan. Ide ini di usulkan guna mendorong program pemerintah untuk mengembangkan industri kendaraan bermotor dengan harga yang terjangkau masyarakat serta penyediaan kendaraan bermotor yang ramah lingkungan (hybrid dan low cost green car), pemerintah akan memberikan insentif fiskal melalui pembebasan atau pengurangan PPnBM.
Di luar pengurangan ataupun pembebasan PPnBM
bagi mobil hybrid tersebut, pemerintah berencana melakukan intensifikasi PPnBM.
Sebab, selama ini kontribusi penerimaan PPnBM terhadap total penerimaan
perpajakan dinilai masih rendah. Selain itu, insentifikasi juga bertujuan
memperoleh keseimbangan pembebanan pajak konsumsi antara konsumen yang
berpenghasilan tinggi dan berpenghasilan rendah. Tujuan pemberian insentif
PPnBM ini adalah untuk mengendalikan pola konsumsi BKP yang tergolong
mewah, memberikan perlindungan produsen kecil atau tradisional. Selain itu
menciptakan keseimbangan pembebanan pajak antara konsumen yang berpenghasilan
rendah dan konsumen yang berpenghasilan tinggi.
F.
CONTOH MOBIL HYBRID
Berikut adalah tipe dan
merk beberapa mobil listrik
1. Tesla
Roadster
Memiliki instan torsi dari 0 RPM maksimal sampai dengan 400 NM
(295 lbs-ft) daya maksimum 300 hp, dan mampu berakselerasi dari 0 – 60 mph
dalam 3.7 detik. Body terbuat dari bahan serat karbon yang kuat dan ringan,
dengan kemampuan tempuh sekali pengisian batre untuk jarak 394 km pada
akselerasi normal.
2. Nissan
leaf
Dengan kemampuan tempuh
maksimal sekali pengisian sekitar 160 km, daya maksimum 108 hp (80 kw).
3. Smart
for Two
Mobil listrik dua
penumpang keluaran Daimler AG, yang sebelumnya sudah kami bahas pada artikel.
4. Mini E
Mini E adalah versi
listrik dari Mini Cooper besutan BMW dengan kemampuan tempuh 167 km dan
memiliki daya 201 hp
5. Toyota
Prius Hybrid
Hibrida yg tenaga
listriknya bisa digunakan sampai 20 km
6. Honda
Fit EV
Versi bensin di kita
dikenal dengan Honda jazz, menggunakan batre Li-Ion berkapasitas 20kw kemampuan
tempuh 132 km (kecepatan kombinasi).
Mobil listrik masih
terbilang mahal secara harga, jika dirupiahkan berkisar antara 300 juta sampai
dengan 1 milyar, anda tertarik?
DAFTAR PUSTAKA
http://bestmechanic.blogspot.com/2012/11/mobil-hibrida-terobosan-otomotif-ramah.html#.UO52ruT0Aqt
http://citra-sintiarahma.blogspot.com/2012/11/mobil-hybrid.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar